Pengaruh Maksiat Dalam Kehidupan

Di dalam Kitab Al-Jawabul Kafi, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah merinci dampak-dampak buruk dari perbuatan dosa dan maksiat terhadap kehidupan seorang hamba, baik di dunia maupun di akhirat. Diantaranya:

  1. Terhalang untuk mendapatkan keberkahan ilmu. Ilmu adalah cahaya yang dinyalakan Allah di dalam hati seorang hamba, dan maksiat mematikan cahaya tersebut.

  2. Kegelisahan yang dirasakan pelaku maksiat di dalam hatinya, dan hilangnya ketenangan dari dalam hati.

  3. Allah akan mempersulit setiap urusan dalam hidupnya.

  4. Menimbulkan sifat lemah baik pada agama dan badannya, sehingga pelaku maksiat terasa berat dan malas untuk melakukan ketaatan.

  5. Maksiat menghilangkan keberkahan umur dan melenyapkan kebaikannya.

  6. Perbuatan maksiat akan mengundang perbuatan maksiat lainnya, sebagaimana ketaatan akan mengundang ketaatan yang lain.

  7. Maksiat akan menghalangi seseorang dari taubat kepada Allah dan pelaku maksiat akan menjadi ‘tawanan’ bagi syaitan yang menguasainya

  8. Maksiat yang dilakukan berulang-ulang akan menanamkan rasa cinta terhadap maksiat itu sendiri di dalam hati, sehingga pelaku maksiat akan merasa bangga dengan maksiat yang dia lakukan

  9. Maksat akan menghinakan dan menjatuhkan kedudukan seorang hamba di hadapan Tuhannya.

  10. Akibat buruk dari maksiat akan menimpa semua makhluk; manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan, bukan hanya kepada dirinya sendiri.

  11. Maksiat akan melahirkan kehinaan.

  12. Maksiat bisa merusak akal fikiran dan menghilangkan kecerdasannya.

  13. Maksiat akan menutup mata hati, menyebabkan kerasnya hati, dan pelakunya dianggap sebagai orang yang lalai.

  14. Maksiat mendatangkan laknat Allah dan Rasul-Nya

  15. Maksiat akan menghalangi doa malaikat dan Rasulullah saw.

  16. Maksiat menyebabkan kerusakan, keguncangan, gempa dan musibah.

  17. Maksiat bisa mematikan semangat, menghilangkan rasa malu, membutakan mata hati.

  18. Maksiat dan dosa bisa melenyapkan nikmat dan mendatangkan bencana.

  19. Maksiat dan dosa akan meninggalkan tatatan masyarakat yang rusak akhlak dan agamanya.

Pembaca (12)