Beranda Sholat Shalat Tarawih Pahala Shalat Tarawih dan Keutamaannya

Pahala Shalat Tarawih dan Keutamaannya

27
0

images

Pahala Shalat Tarawih Malam Pertama dan Keutamaannya

Shalat tarawih adalah salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dilaksanakan selama bulan ramadhan. Hukum shalat tarawih di bulan ramadhan adalah sunnah muakkad dan bisa dilaksanakan baik (baca keutamaan shalat tarawih berjamaah) dengan cara berjamaah di masjid atau sendirian di rumah (baca hukum shalat tarawih sendirian). Tidak hanya bagi pria, wanita juga dianjurkan untuk melaksanakannya meskipun lebih utama jika wanita melaksanakan shalat tarawih di rumah (baca shalat tarawih bagi wanita). Shalat tarawih menjadi kekhasan tersendiri saat bulan ramadhan dan nampaknya puasa ramadhan tidak lengkap tanpa melaksanakan shalat tarawih meskipun shalat tarawih hukumnya sunnah dan tidak menjadi patokan sah atau tidaknya puasa seseorang (baca hukum puasa tanpa shalat tarawih).

Shalat tarawih digolongkan dalam macam shalat sunnah yang dilaksanakan pada malam hari atau yang biasa disebut dengan qiyamul lail . Shalat tarawih hampir sama dengan shalat malam lainnya yakni shalat tahajud (baca manfaat tahajud dan shalat tahajud di bulan ramadhan) meskipun memiliki sedikit perbedaan. Umat muslim biasanya mengerjakan shalat tarawih setelah melaksanakan shalat isya dan tanpa tidur terlebih dahulu sebagaimana syarat melaksanakan shalat tahajud serta diakhiri dengan shalat witir (baca keutamaan shalat witir) . Rasul SAW sendiri selalu melaksanakan shalat tarawih saat bulan ramadhan meskipun tidak selalu dengan berjamaah karena dikhawatirkan umat islam mengira bahwa hukum shalat tarawih adalah wajib untuk dikerjakan pada bulan ramadhan. Berikut ini adalah dalil-dalil yang menganjurkan melaksanakan shalat malam khususnya shalat tarawih.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabb-mu-lah hendaknya kamu berharap.”[Asy-Syarh/94 : 7-8)

فْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ صَلاَةِ الْمَفْرُوْضَةِ، صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” (HR Abu Hurairah)

Pahala  Shalat Tarawih Malam Pertama

Shalat tarawih pada malam pertama adalah tanda bahwa keesokan harinya umat muslim akan memasuki bulan ramadhan dan wajib melaksanakan ibadah puasa dalam tiga puluh hari ke depan. Biasanya umat islam akan beramai-ramai menuju masjid dan melaksanakan shalat taraih dengan bersemangat saat malam pertama karena kegembiraan menyambut ramadhan. Shalat tarawih memiliki banyak keutamaan (baca keutamaan shalat tarawih)  dan setiap orang yang melaksanakannya tentu ingin mendapatkan manfaat shalat tarawih yang dikerjakannya.

Setiap ibadah yang dilaksanakan pada bulan ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Jika ibadah yang kecil saja mendapatkan pahala maka ibadah yang rutin dilaksanakan seperti shalat tarawih akan mendatangkan pahala yang besar bagi pelakunya.Pahala shalat tarawih  malam pertama amatlah besar sebagaimana yang disebutkan dalam hadits bahwa pahala shalat tarawih yang dilaksanakan dengan ikhlas sama dengan pahala shalat semalam penuh.

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa qiyamul lail bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) qiyam satu malam (penuh).” [HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, Ibn Majah,dan Nasa’i,)

Dan disebutkan dalam hadits lainnya

مَنْ قَامَ مَعَ اْلإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَة

‘Barang siapa shalat (tarawih) bersama imam sampai selesai. maka ditulis untuknya shalat satu malam (suntuk).’ (HR abu Dzar)

Keutamaan Shalat Tarawih Malam Pertama

Sebagaimana shalat malam lainyya, shalat tarawih pada malam pertama bulan ramadhan memiliki beberapa keutamaan. Adapun keutamaan atau fadhilah shalat tarawih pada malam pertama adalah sebagai berikut

1. Diampuni dosanya

Shalat tarawih yang dilaksanakan pada malam pertama dan malam lainnya akan menghapuskan dosa seseorang baik yang dilakukan masa kini maupun dosanya yang telah lalu. Siapa yang tidak dihapuskan dosanya di masa lalu. Bahkan sebuah hadits menyebutkan bahwa siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam pertama bulan ramadhan, ia diibaratkan seperti baru dilahirkan kembali oleh ibunya atau dengan kata lain bersih dari dosa dan kesalahan. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini

إِِنَّ رَمَضَانَ شَهْرٌ فَرَضَ اللَّهُ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسلِمِيْنَ قِيَامَهُ فَمَنْ صَامَهُ وَقَامَهُ إِعيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنَْ الذُّنُوبْ كَيَوْم وَلَدَتْهُ أُمُّه

“Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah mewajibkan puasanya, dan sesungguhnya aku menyunnahkan qiyamnya untuk orang-orang Islam. Maka barang siapa berpuasa Ramadhan dan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka ia (pasti) keluar dari dosa-dosanya sebagaimana pada hari ia dilahirkan oleh ibunya. (HR : Ahmad, Ibnu Majah. Al Bazzar, Abu Ya’la dan Abu Hurairah.)

Dan juga disebutkan dalam hadits lainnya

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانَا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْذنْبِه

“Barang siapa melakukan qiyam (lail) pada bulan Ramadhan, karena iman dan mencari pahala, maka diampuni untuknya apa yang telah lalu dari dosanya.” (HR Abu Hurairah)

2. . Dimantapkan hatinya

Shalat tarawih pada malam pertama sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena pada malam pertama kita akan menetapkan hati kita sebelum memasuki bulan ramadhan. Pada shalat tarawih malam pertama kita sudah mantap untuk melaksanakan segala ibadah dan menyiapkan jasmani serta rohani kita di bulan ramadhan.

3. Penanda awal ramadhan

Shalat tarawih pada malam pertama adalah pertanda bahwa umat muslim pada keesokan harinya akan mulai melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Hal ini juga secara tidak langsung merupakan pemberitahuan kepada setiap umat muslim jika ada diantara mereka yang belum mengetahui kapan dimulainya puasa ramadhan. Bulan ramadhan memiliki banyak keistimewaan dan sangat sayang untuk dilewatkan terutam jika melewatinya tanpa melaksanakan shalat tarawih.

4. Dikabulkan doanya

Bulan ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berdoa dan memohon kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan setelah shalat malam termasuk setelah shalat tarawih pada malam pertama memiliki kesempatan yang besar akan dikabulkan oleh Allah jika doanya dipanjatkan dengan tulus dan ikhlas sebagaimana hadits Rasulullah SAW

“Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

5. Sarana mendekatkan diri pada Allah SWT

Shalat tarawih sebagaimana shalat malam lainnya dan dikerjakan pada malam pertama hingga berakhirnya bulan ramadhan adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

6. Mencegah dosa

Seperti yang disebutkan dalam hadits diatas, shalat malam termasuk shalat tarawih pada malam pertama adalah ibadah yang bisa mencegah dosa. Hal ini dikarenakan jika seseorang melaksanakan shalat tarawih maka ia akan menghabiskan waktu untuk beribadah daripada hal-hal lain yang tidak bermanfaat dan bisa jadi merupakan perbuatan maksiat.

Demikian fadhilah shalat tarawih pada malam pertama. Bulan ramadhan akan segera tiba dan kita sebagai umat islam wajib menyambutnya dengan suka cita karena bulan ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Persiapkan segala sesuatu untuk menyambut ramadhan terutama untuk melaksanakan shalat pada malam pertama bulan ramdhan.//dalamislam.com/

 

Pembaca (50)