Beranda Keluarga Dunia Anak 4 Cara Mengasah Kreativitas Anak

4 Cara Mengasah Kreativitas Anak

7
0

berpikir-kreatif-2

 

Hai Sahabat Abi Ummi, cobalah tengok aktivitas si kecil. Tanpa sadar ternyata banyak sekali aktivitas anak yang mengarahkan mereka untuk berpikir kreatif. Namun, sering kali kita membiarkan mereka bermain seadanya. Padahal, begitu banyak potensi yang tersimpan di dalam jiwa anak. Kreativitas, itulah salah satunya.

Siapa tak bahagia ketika melihat buah hati menggambar cantik dengan warna-warni menarik. Siapa tak tersentuh ketika anak menyodorkan aneka perkakas mainannya demi membantu umminya saat kesulitan membuka kaleng makanan. Atau siapa mengira seorang anak balita dapat mengubah sebuah kardus bekas menjadi mainan yang menarik.

Berpikir kreatif merupakan salah suatu kecakapan yang penting dimiliki anak. Kecerdasan ini akan sangat berguna saat buah hati telah dewasa kelak. Kecakapan ini tentu saja dapat diasah sedari kecil. Tentunya para orang tualah yang mampu mengasahnya. Berikut ini terdapat empat cara menstimulasi anak agar berpikir kreatif, disarikan dari laman parenting.com.

1. Down Time

Berikan anak waktu santai. Tahukah Sahabat Abi Ummi, jadwal yang padat dapat mengakibatkan seseorang tak mampu berpikir kreatif. Pasalnya, jadwal padat akan mengakibatkan stres dan stres mampu mematikan kreativitas. Berikan waktu dalam jadwal buah hati untuk bersantai dan mengisitirahatkan otak. Kegiatan rehat ini bisa dilakukan dengan tidur siang, jalan-jalan, berlibur, dan sebagainya.

2. Memahami Kegagalan

Biarkan anak tahu dan mengerti kegagalan. Pengalaman gagal akan menumbuhkan anak menjadi seorang yang berpikir kreatif. Dari kegagalan, mereka akan belajar hingga membuat mereka lebih kreatif. Oleh karena itu, orang tua tak perlu sungkan untuk membiarkan anak memiliki pengalaman gagal. Artinya, pertolongan orang tua tidaklah harus selalu dilakukan. Ada kalanya, anak harus melakukan usahanya sendiri.

3.  Bermain Peran

Pretend play, atau bermain peran merupakan salah satu cara efektif untuk menstimulasi anak agar berpikir kreatif. Terbukti, sebuah penelitian di AS menunjukkan bahwa anak-anak prasekolah yang sering kali bermain peran ternyata berdampak pada tingginya tingkat kreativitas. Luangkan waktu untuk bermain dengan si kecil. Siapkan alat peraga dan cerita-cerita menarik untuk bermain peran. Si kecil bisa menjadi dokter dan kita sebagai pasiennya. Bisa pula menjadi pedagang dan pembeli, menjadi polisi, atau bahkan menjadi karakter hewan, seperti kupu-kupu, kancil, ataupun gajah.

4. Berinovasi pada Mainan

Cara terakhir yang dapat kita lakukan agar anak berpikir kreatif yakni dengan memberikan kesempatan mereka untuk berinovasi dengan mainan mereka. Tak perlu memikirkan dampak kekacauan yang akan terjadi. Tak perlu pula memikirkan hasil akhirnya. Proses anak dalam berinovasi itulah yang mampu menstimulasi mereka agar berpikir kreatif. Biarkan mereka membuat segala sesuatu yang diimajinasikan. Kita dapat memfasilitasinya dengan membelikan mereka mainan lego, blok, play dough, cat warna-warni, dan lain sebagainya.

Demikian empat cara yang dapat dilakukan Sahabat Abi Ummi untuk mengasah anak-anak berpikir kreatif. Cara-cara tersebut sangat sederhana, namun dampaknya nyata. Yuk mulai membuat daftar kegiatan bersama si kecil.//abiummi.com/

Pembaca (12)