17 Cara Sederhana dan Efektif Membahagiakan Diri Sendiri

17 Cara Sederhana dan Efektif Membahagiakan Diri Sendiri

Bahagia adalah salah satu faktor pendukung untuk lebih menikmati kehidupan ini. Perasaan bahagia akan membuat segala sesuatu yang kita kerjakan menjadi lebih mudah dan nyaman. Baik dalam pekerjaan, pendidikan hingga hubungan asmara.

Tak heran, banyak orang yang ingin bahagia. Sayangnya, tidak semua orang mendapatkan kebahagiaan itu. Sehingga tidak sedikit yang pura-pura bahagia padahal hatinya merana.

Saya yakin Anda juga ingin bahagia, tidak sekadar pura-pura bahagia. Untuk membantu Anda membahagiakan diri sendiri, berikut 17 cara sederhana yang bisa Anda coba.

1. Pahami Diri Sendiri

Kehilangan diri sendiri hanya akan menambah rasa cemas, bimbang, insecure, sering menyalahkan diri, dan tidak tahu harus berbuat apa lagi. Untuk menemukan diri yang hilang, awali dengan penerimaan diri.

Langkah awal melakukannya adalah dengan berdialog dengan diri sendiri. Terima segala kelebihan dan kekurangan diri Anda.

Selain itu lebih berbahagia dengan memahami diri sendiri adalah dengan mengikuti keinginan hati. Ada kalanya keinginan hati adalah firasat dengan hasil yang seringkali lebih baik dibandingkan dengan keputusan dari hasil berpikir panjang. Dengan mendengar kata hati, tujuan akan menjadi lebih jelas dan terarah.

Kata hati juga menjadikan tindakan Anda menjadi lebih ikhlas sehingga tak ada beban untuk mengerjakannya. Hasilnya, Anda menjadi lebih tenang dan bahagia saat menjalankannya.

2. Jangan Jadikan Hidup Sebagai Beban

Dalam setiap fase kehidupan, pasti tiap-tiap individu memiliki masalah. Ada masalah yang dapat diselesaikan dengan mudah, ada juga yang membutuhkan waktu lama untuk menemukan solusinya.

Meski demikian, kebahagiaan seseorang tidak ditentukan mudah atau tidaknya masalah itu. Tapi bagaimana tiap orang menyikapi masalah yang dihadapinya.

Tentu setiap orang diciptakan dengan karakter dan ego yang berbeda. Maka orang yang tidak menjadikan hidup sebagai bebanlah yang akan lebih mudah bahagia.

Untuk itu, jadilah seseorang yang memiliki sifat rendah hati dan lapang dada. Hal ini dikarenakan dua hal tersebut yang dapat memudahkan Anda menghadapi masalah dan menjalani hidup.

Jika boleh diibaratkan, hidup adalah serangkaian perjalanan panjang yang penuh liku, turunan bahkan tanjakan. Orang yang selalu tenang, santai dan tetap riang akan jarang mengalami lelah dalam mengarungi perjalanan, karena tidak menjadikan rintangan tersebut sebagai beban.

3. Cintai Pekerjaan Anda

Tidak mungkin kan menjalani kehidupan tanpa bekerja? Bekerja bisa dibilang sebagai tugas pokok seseorang yang menjalani hidup. Tak hanya pekerjaan kantoran atau bisnis semata, pekerjaan rumah tangga maupun pendidikan yang dilakoni juga termasuk pekerjaan dalam hidup.

Mencintai pekerjaan berarti Anda juga dalam proses membahagiakan diri sendiri karena bekerja menyita waktu lebih banyak. Memang akan ada beberapa kejenuhan, keluhan karena imbalan yang tak pantas, lingkungan negatif hingga sistem kerja yang tidak sesuai. Namun perlu diingat, segala sesuatu akan menjadi lebih mudah jka kita mencintai dengan tulus apa yang kita kerjakan.

Jika Anda sedang sumpek, tanamkan saja pikiran bahwa siapa pun di luar sana pasti ada yang ingin menempati posisi Anda saat ini. Ada orang yang bermimpi untuk mendapat pekerjaan seperti Anda.

4. Jangan Pelit untuk Diri Sendiri

Untuk menjadi orang yang berbahagia, ada baiknya untuk membedakan gaya hidup sederhana dan pelit. Tidak dilarang kok untuk menghadiahi diri sendiri. Terlebih jika Anda telah melakukan pencapaian tertentu, seperti misalnya berhasil menyelesaikan setumpuk tugas.

Hindari untuk bersifat bakhil atau kikir terhadap orang lain atau bahkan diri sendiri. Pikirkan juga kebahagiaan dan kesehatan Anda. Plus, bahagiakan diri sendiri sebelum membahagiakan orang lain.

Halal kok untuk membeli pakaian agar terlihat lebih rapi saat ulang tahun, membeli kendaraan untuk mobilitas yang lebih cepat atau makanan sehat untuk menjaga jasmani. Namun perlu diingat, jangan terlalu berlebihan.

5. Lakukan Hal-hal yang Menyenangkan

Salah satu hal yang menyenangkan tentu saja adalah menikmati hobi yang kita sukai. Dengan melakukan hobi, Anda akan melupakan penat dan masalah yang menghimpit.

Selain itu, Anda akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan dari hobi yang sudah dilakukan. Pendeknya, melakukan hobi adalah aktivitas yang membuat kita menjadi lebih rileks dan hilang beban.

Sebagai contoh, Anda seorang karyawan yang hobi memancing. Lakukanlah hobi tersebut sebagai “hiburan” untuk diri sendiri. Tentu, dalam batas kewajaran dan tidak lupa waktu sehingga terpupuk kebahagian Anda.

6. Berdamailah dengan Masa Lalu Anda

Pengalaman pahit memang bukan hal yang indah untuk dikenang. Ada kalanya seseorang akan cenderung untuk mengabaikan dan mengendapkannya jauh di dalam hati. Pikiran tentang “semua akan terhapus dengan waktu” selalu ditanamkan. Lalu, apakah hal itu efektif?

Kabar buruknya, jangan pernah mengendapkan masa lalu karena hal itu adalah bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu. Rasa takut dan cemas adalah beberapa tanda jika Anda masih memiliki masalah di masa lalu yang belum terselesaikan. Memang tampak luar Anda sudah tidak memiliki masalah, namun jauh di dalam hati, Anda tahu jika masalah itu belum selesai.

Solusinya, seburuk apa pun masa lalu Anda (misalnya putus dengan pacar atau kegagalan rumah tangga), lupakan saja. Jangan diungkit-ungkit lagi. Mungkin tidak mudah bagi Anda, tapi lakukan secara bertahap dari sekarang. Pendeknya, move on dari masa lalu karena Anda hidup di zaman now.

7. Selalu Berpikir Positif

Menanamkan pikiran yang dipenuhi hal positif adalah salah satu jalan untuk membahagiakan diri sendiri yang perlu dilakukan. Ada banyak cara yang dapat dilatih untuk menjadikan berpikir positif sebagai kebiasaan. Salah satunya adalah mengubah pembicaraan atau ucapan negatif ke arah yang lebih positif.

Ingat ya, kata-kata memiliki kekuatan lebih besar dari yang bisa kita bayangkan. Berbicara tentang hal negatif, maka otak akan memproses hal tersebut sehingga pemikiran kita hanya akan ada di seputaran hal negatif saja.

Misalnya Anda sering berkata hidupku membosankan, maka sebagaimana itulah Anda melihat hari-hari yang Anda lalui. Jadi, mulailah dari sekarang untuk menghilangkan pikiran negatif.

8. Syukuri Apa yang Anda Miliki

Salah satu kunci membuat bahagia diri sendiri adalah selalu bersyukur. Ambisi memang diperlukan dalam kehidupan dengan selalu melihat ke atas untuk bisa lebih baik lagi. Namun apa yang terjadi jika Anda melakukan itu terus? Niscaya Anda akan selalu merasa kurang di semua lini kehidupan.

Lalu dampak yang semakin kronis adalah Anda merasa tidak bahagia dengan kehidupan yang Anda miliki dan menjadi depresi. Semua yang ada di sekitar Anda akan terasa salah.

Jadi, jangan lupa untuk tetap melihat ke bawah agar kita juga pandai bersyukur atas apa yang kita punya sekarang. Dengan bersyukur, hidup akan menjadi lebih seimbang dan dapat mengikis segala sesuatu yang terlihat kurang.

Lihat sekeliling Anda hingga detail yang paling kecil. Coba untuk mensyukuri hal positif sekecil apapun yang Anda miliki. Mata yang masih bisa berkedip, jari yang masih bisa bergerak, keluarga yang masih lengkap, dan teman yang perhatian. Ada banyak sekali hal yang tidak terhitung yang dapat disyukuri hingga detik ini.

9. Jadilah Diri Sendiri Apa Adanya

Salah satu cara paling mudah untuk berbahagia adalah menjadi diri sendiri apa adanya. Jika Anda mengingkari jati diri dan mencoba menjadi sosok yang diinginkan oleh lingkungan sosial atau orang lain, maka hanya lelah yang akan didapat. Bukan tidak mungkin Anda malah menjadi depresi karena harus selalu memenuhi standar yang ditetapkan orang.

Menjadi sosok orang lain tidak akan ada habisnya. Hal ini hanya akan menguras tenaga, waktu, uang bahkan emosi. Terlebih jika Anda tidak mendapat dukungan dari orang lain dan tidak ada yang tahu bagaimana usaha Anda di balik ini semua. Jadi, menjadi diri sendiri baik juga untuk menjaga kesehatan psikologi Anda.

Tak hanya lebih berbahagia dan baik untuk psikologi, hidup dengan cara sendiri juga membuat Anda lebih bebas berekspresi dan berpendapat tanpa perlu ada yang ditutup-tutupi. Asalkan selalu ingat batasan norma dan jangan merugikan orang lain.

10. Buat Quality Time untuk Diri Sendiri

Meluangkan waktu berharga untuk diri sendiri memiliki banyak sekali manfaat. Dengan menikmati waktu sendiri, maka Anda akan semakin mengenal diri sendiri dengan lebih dalam. Bukan tidak mungkin pada proses ini Anda dapat menemukan potensi yang sebelumnya tidak Anda sadari keberadaannya.

Selain itu, dengan me time tanpa ada gangguan dari orang lain, Anda akan mendapatkan ketenangan. Hal ini juga berguna untuk mengistirahatkan jasmani dan rohani untuk sementara waktu dari tumpukan tanggung jawab yang kadang membuat stres. Ketenangan hati dan pikiran inilah yang dapat membantu Anda menciptakan kebahagiaan diri sendiri.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan kegiatan sendiri yang bermanfaat. Tidak perlu merogoh kocek yang berlebih, Anda dapat sekadar melaksanakan hobi. Menonton film atau jalan-jalan ke mall juga dapat menjadi pilihan untuk menyenangkan hati sendiri.

11. Sayangi Orang-orang Terdekat Anda

Orang yang paling dekat dengan kita adalah orang yang paling mengerti semua kelebihan dan kekurangan kita. Sehingga salah satu cara untuk membahagiakan diri sendiri adalah dengan menyayangi mereka. Baik itu keluarga, pasangan atau pun teman yang sudah memberikan perhatian tanpa menuntut balasan.

Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena orang yang terdekat dengan Anda pergi meninggalkan Anda. Mumpung masih ada waktu, tunjukkan kepedulian dan kasih sayang Anda kepada mereka.

Berikan perhatian, baik melalui tindakan maupun ucapan. Anda akan menyadari bahwa melihat mereka yang berbahagia adalah kebahagiaan yang patut kita syukuri adanya.

12. Selesaikan Masalah Satu Per Satu

Tak ada manusia satu pun di dunia yang hidup tanpa masalah. Jika Anda memang memiliki banyak masalah yang seakan tidak ada solusinya, hadapi saja. Daripada semakin menggantung tidak ada ujung pangkalnya dan semakin menyita pikiran Anda, selesaikan masalah tersebut satu per satu.

Tidak mudah melakukannya sendiri? Mintalah bantuan pada orang yang Anda percayai atau kepada ahlinya.

Jangan pernah menantang masalah sendiri jika memang Anda tidak sanggup. Meminta bantuan akan membuat sisi psikologi Anda menjadi semakin kuat dan Anda menjadi semakin berani menghadapi tantangan yang ada di depan mata.

13. Bersabarlah dengan Hal-hal yang Tidak Sesuai Harapan

Setiap orang pasti akan mengalami kegagalan karena kegagalan adalah tanda bahwa Anda melakukan usaha. Ada kalanya kenyataan yang terjadi tidak sesuai harapan.

Jangan sampai hal seperti ini membuat Anda terbenam di dalam kekecewaan terlalu lama. Ada saatnya jatuh, namun juga ada waktu untuk bangkit.

Ketika ada hal yang tidak sesuai ekspektasi, segera alihkan pikiran negatif menjadi positif. Tanamkan bahwa segala sesuatu yang terjadi ada alasannya. Mungkin memang tidak terlihat tepat saat ini, karena kadang Anda harus menunggu. Proses inilah yang akan mendewasakan diri kita.

Selain itu, yakinlah bahwa kekecewaan ini pasti ada masanya untuk berlalu. Masih banyak pintu yang harus dilalui, masih panjang jalan yang harus ditempuh. Bangkit dan tetap bahagia adalah solusi yang paling awal. Setelah itu jalan keluar penyelesaian masalah pasti akan mengikuti, asalkan Anda tidak pernah putus asa.

14. Hargai Semua yang Sudah Anda Capai

Bagaimana rasanya jika Anda dipuji oleh orang lain? Pastinya menyenangkan dan puas bukan? Bisa jadi Anda berbunga-bunga setiap jam di hari itu.

Begitu pula dengan menghargai semua hal yang sudah Anda capai. Pujilah diri Anda dan berterima kasihlah untuk diri sendiri dengan tulus.

Ada baiknya untuk tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Membandingkan dengan orang lain boleh untuk mendorong motivasi. Namun jika terlalu sering, maka hanyalah depresi dan menyalahkan diri sendiri yang didapat. Terlebih di era digital saat ini dengan persaingan sosial media di mana-mana.

Cukup bandingkan pencapaian Anda saat ini dengan Anda yang kemarin. Pasti Anda akan menyadari bahwa jalan yang telah Anda tempuh sudah jauh dan menjadi lebih baik. Untuk itu hargai usaha Anda agar Anda menjadi sosok yang lebih bahagia lahir dan batin.

Oh iya, ada juga orang yang merasa pencapaiannya hanya keberuntungan atau kebetulan. Misalnya, masuk perguruan tinggi negeri ternama karena hoki. Akibatnya, mereka selalu meragukan kemampuan diri sendiri. Gejala ini dinamakan impostor syndrome.

15. Maafkan Orang-orang yang Menyakiti Anda

Tak hanya datang dari diri sendiri, membahagiakan diri sendiri juga dapat diperoleh dengan mulai memaafkan orang lain yang telah menyakiti hati Anda.

Kurangi asumsi dan pikiran buruk pada orang yang pernah bersalah pada Anda. Maafkan dan lupakan kesalahan mereka serta mulai move on dari masalah tersebut.

Apabila memang masih tidak mudah bertemu meskipun sudah memaafkan, mulailah dengan menemukan lingkungan baru. Cari lingkungan yang lebih positif dan hiduplah berbahagia. Tidak ada lagi perasaan yang mengganjal di hati dan tidak ada lagi perang emosi.

16. Bantu Orang Lain

Dengan membantu orang lain yang membutuhkan, maka kita akan meringankan beban yang mereka alami. Percaya atau tidak, energi positif orang yang Anda bantu tersebut akan menular ke diri Anda sendiri. Sehingga berkah dan rasa suka cita yang Anda keluarkan untuk mereka, akan juga berbalik kembali pada Anda.

Selain itu, membantu orang yang sedang kesusahan juga dapat membuat kita semakin menghargai hidup. Anda akan tersadar bahwa ada orang lain yang lebih kekurangan dan Anda masih beruntung karena diberi kemudahan oleh-Nya. Bahkan kemudahan untuk membantu sesama.

17. Laksanakan Perintah Tuhan

Siapa lagi yang memegang suasana hati, perasaan dan kejernihan pikiran selain Sang Pencipta? Dekatkan diri dengan Yang Maha Segalanya, karena hanya Ia yang dapat membolak-balikan hati Anda. Melaksanakan perintah Tuhan akan membuat hati menjadi lebih tenang dan ikhlas sehingga langkah kaki akan menjadi lebih ringan dan mantap.

Misalnya, jika Anda seorang muslim, laksanakanlah sholat 5 waktu. Banyak referensi mengatakan bahwa hati terasa tenang bila sudah menunaikan salah satu kewajiban di agama Islam tersebut. Tidak hanya itu, muka juga akan terasa cerah setelah melaksanakan sholat.

Penutup

Itulah tadi 17 cara membahagiakan diri sendiri yang sederhana dan efektif. Ada kalanya hal-hal sederhana di luar sana dapat mengubah rasa sedih menjadi bahagia dalam sekejap mata.//tipspengembangandiri.com

Pembaca (1)