10 Cara Menggunakan Media Sosial dengan Bijak

Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Hampir semua orang punya minimal satu akun di media sosial.

Bahkan media sosial tak lagi hanya digunakan sebagai tempat bersosialisasi, namun juga bisa sebagai tempat jual beli, memamerkan kemampuan, dan mencari pekerjaan.

Topik yang dibahas di media sosial pun semakin luas dan beragam. Ada yang memposting artikel-artikel bermanfaat, pendapat pribadi bahkan menebarkan fitnah dan kebencian. Akibatnya, berawal dari media sosial, banyak pula masalah yang ditimbulkan.

Padahal masalah-masalah tersebut bukan karena media sosialnya, namun bergantung kepada kita yang menggunakannya. Supaya Anda terhindar dari masalah-masalah media sosial, berikut10 cara menggunakan media sosial dengan bijak.

1. Hindari berbagi informasi pribadi

Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memalsukan identitas diri, mengintimidasi, mengganggu bahkan meneror seseorang.

Karenanya, penting bagi Anda dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi.

Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.

Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka.

2. Pilih teman dan follower Anda

Memiliki banyak teman dan follower memang membanggakan, namun Anda harus sadar. Tidak semua orang yang ada di media sosial Anda bisa menjadi teman baik dan bermanfaat.

Pastikan bahwa Anda benar-benar memilih teman dan follower atau paling tidak mengubah settingan menjadi privacy. Sehingga setiap orang harus mengirimkan permintaan dahulu sebelum berteman dengan Anda.

Banyak akun palsu yang memiliki tujuan tertentu atau mengatasnamakan seseorang demi kepentingan pribadi mereka. Untuk itulah Anda harus berhati-hati karena akun-akun palsu tersebut jelas tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Bahaya lain jika Anda tidak pilah-pilih teman adalah tersebarnya informasi pribadi Anda secara luas tanpa Anda sadari dan berpotensi menimbulkan tindakan yang merugikan.

3. Hindari akun dan postingan negatif

Ketika Anda membuka media sosial, pasti Anda menemukan beberapa akun yang senang memposting hal-hal negatif. Misalnya berita-berita hoaks, mengandung unsur SARA, ujaran kebencian kepada seseorang atau pemerintah bahkan provokatif.

Tak jarang postingan-postingan tersebut sangat mengganggu, meresahkan hingga membuat khawatir Anda. Nah, daripada merusak pikiran karena terpapar hal-hal negatif, sebaiknya hindari akun dan postingan tersebut.

Jangan berlama-lama membacanya, ketika Anda tahu bahwa itu tidak bermanfaat. Bila perlu, laporkan akun tersebut atau memblokirnya. Jangan sampai Anda terjebak dengan ikut berkomentar negatif karena Anda sudah membuang-buang waktu dan tenaga untuk hal semacam itu.

4. Berpikir dahulu sebelum berbagi

Media sosial marak dengan foto dan video yang mendukung sebuah postingan. Namun dengan semakin banyaknya berita bohong, sebaiknya Anda berpikir dahulu sebelum menekan tombol share atau berbagi.

Tahukah Anda, saat ini banyak hal dalam media sosial yang diatur dalam undang-undang. Seperti turut menyebarkan berita hoax atau berita bohong, memberikan komentar yang menyinggung orang lain atau menjelekkan nama instansi dan sebagainya.

Pastikan dahulu kebenarannya sebelum Anda berbagi. Pastikan bahwa hal tersebut positif dan bermanfaat untuk dibagikan kepada orang lain.

Jika Anda tidak berpikir dahulu sebelum berbagi atau berkomentar, Anda sendiri yang akan dirugikan karena Anda bisa dituntut atas sesuatu yang Anda lakukan.

Jadi, untuk menggunakan media sosial dengan bijak, selalu saring informasi-informasi yang Anda terima dan berpikir dahulu sebelum berbagi.

5. Cantumkan sumber postingan

Jika ada info-info atau konten bermanfaat untuk dibagikan dan ternyata itu adalah hasil karya orang lain, sebaiknya cantumkan sumber postingan.

Mencantumkan sumber postingan, selain sebagai bentuk menghargai karya orang lain, Anda juga akan bebas dari tuduhan plagiat atau pencurian konten yang berupa foto, gambar, video maupun quote-quote pribadi.

Cara mencantumkan pada media sosial, adalah sebagai berikut :

  • Mencantumkan sumber link secara lengkap
  • Menuliskan sub domainnya, jika Anda mengambil dari sebuah blog atau website
  • Mencantumkan domain utamanya, tempat Anda mengambil info, foto atau video tersebut

Hindari kebiasaan serta merta menjiplak atau mengcopy-paste karya orang lain, karena hal itu pun diatur dalam undang-undang dan ada sanksi bagi pelanggarnya.

6. Hindari kebiasaan mengeluh atau curhat

Sudah menjadi kebiasaan bagi para pengguna media sosial untuk berbagi. Namun tak jarang karena terlalu asik berbagi, mereka pun tidak bisa mengontrol materi apa yang perlu dibagikan. Seperti mengeluh atau curhat hal-hal yang bersifat pribadi.

Meski tujuannya ingin mendapatkan simpati dari orang lain, nyatanya sebagian besar orang tidak merasa simpatik. Justru mereka merasa terganggu dan menganggap Anda orang yang lemah, membesar-besarkan masalah, dan tidak bisa menjaga rahasia.

Tanpa disadari, mengeluh atau curhat apalagi dibalut dengan kata-kata kasar adalah seperti membuka aib sendiri dan menunjukkan bagaimana karakter Anda sesungguhnya.

Karenanya, hindari kebiasaan mengeluh atau curhat di media sosial. Masalah pribadi Anda toh bukan urusan orang lain. Orang hanya bisa membaca dan membayangkan, mereka tidak bisa merasakan apa yang Anda rasakan.

Percuma saja mengeluh atau curhat, akan lebih baik jika Anda membagikan postingan bermanfaat atau motivasi-motivasi agar orang lain selalu semangat dan termotivasi membaca postingan Anda.

7. Gunakan tata bahasa yang sopan

Ingat, saat menggunakan media sosial, hindari memposting sesuatu karena emosi. Kata-kata yang ditulis pada saat emosi, selalu tidak enak dibaca orang lain.

Hindari pula bercanda menggunakan kata-kata yang jorok, kasar bahkan menyinggung orang lain. Meskipun hanya bercanda, namun kata-kata Anda tidak nyaman dibaca dan kemungkinan menyakiti perasaan orang lain.

Gunakan tata bahasa yang sopan. Kata-kata Anda menunjukkan jati diri Anda sesungguhnya dan menentukan bagaimana Anda ingin diperlakukan orang lain.

Selain menggunakan kata-kata yang sopan, berikut aturan untuk menulis di media sosial:

  • Hindari menggunakan huruf besar atau Caps Lock. Sebaiknya jangan menulis postingan jika Anda sedang emosi
  • Hindari menyingkat kata yang terlalu berlebihan, karena orang lain mungkin tidak paham dengan yang Anda bicarakan
  • Hindari menggunakan simbol-simbol yang tidak lazim, karena bisa jadi tidak terlihat di ponsel orang lain

8. Jadikan tempat untuk mengembangkan diri

Salah satu cara menggunakan media sosial dengan bijak adalah menjadikannya tempat untuk mengembangkan diri. Penggunaan yang bijak dapat membantu Anda untuk meningkatkan kemampuan, menambah relasi dan informasi-informasi bermanfaat bagi karir, sekolah maupun pergaulan.

Untuk itu, cobalah bergabung dengan komunitas-komunitas positif yang memiliki kesamaan minat sebagai sarana pengembangan diri. Atau bertemu dengan teman-teman baru yang bisa kita contoh pengalaman-pengalaman berharganya.

Dengan demikian, Anda tidak akan melakukan hal yang sia-sia di media sosial, karena bisa untuk sarana pengembangan diri.

9. Perhatikan waktu berkirim pesan

Tak sedikit pengguna media sosial yang berlaku seenaknya dengan berkirim pesan. Tanpa melihat kesibukan orang lain atau waktu-waktu istirahat, pesan pun tetap dikirim.

Ini yang disebut tidak bijak dalam menggunakan media sosial karena Anda telah mengganggu orang lain.

Sebaiknya sebelum berkirim pesan, perhatikan pula jam-jam tertentu dan aktivitas orang yang bersangkutan, apakah jam-jam beristirahat ataukah pada jam-jam kerja.

Jika pesan tidak terlalu penting atau urgent, usahakan mengirimkannya pada waktu-waktu santai sehingga orang yang bersangkutan tidak merasa Anda mengganggu dan merepotkannya. Justru mereka akan senang dan menanggapi pesan Anda lebih cepat.

10. Hasilkan sebuah karya

Penggunaan media sosial secara bijak berikutnya adalah menjadikannya sebagai tempat untuk menghasilkan karya yang bermanfaat.

Media sosial tak hanya digunakan sebagai tempat berbagi foto atau tulisan, namun juga berbagi video yang bermanfaat. Gunakan kemudahan ini untuk mengunggah video-video hasil karya kita sendiri.

Mungkin Anda bisa berbagi video tentang memasak, membuat kerajinan, cara menggunakan peralatan dan sebagainya. Asal bermanfaat dan positif, tentu Anda akan mendapat tanggapan yang baik dari masyarakat.

Siapa tahu, dari sebuah karya bermanfaat, nama Anda pun bisa dikenal masyarakat luas dan mendapatkan penghasilan dari video-video Anda.

Penutup

Jadi kesimpulannya, bermanfaat atau tidaknya media sosial sangat tergantung dengan cara kita menggunakannya.

Gunakan dengan bijak, maka hal-hal baik pun akan Anda dapatkan dari penggunaan media sosial. Sebaliknya jika Anda menggunakan dengan sembarangan dan tak bertanggungjawab, Anda pun dapat dirugikan dan dituntut karena apa yang Anda lakukan.

Semoga 10 cara menggunakan media sosial dengan bijak di atas bermanfaat bagi Anda untuk lebih baik dan lebih tepat bersosialisasi di dunia maya.//tipspengembangandiri.com

Pembaca (4)