10 Cara Mendidik Anak Laki-laki Agar Tidak Manja

10 Cara Mendidik Anak Laki-laki Agar Tidak Manja

Mendidik anak laki-laki tentunya tidak sama dengan mendidik anak perempuan. Anak laki-laki enggak boleh terlalu dimanjakan. Sebaliknya, mereka harus dilatih kemandirian semenjak kecil.

Kenapa demikian? Sebab seorang lelaki itu kelak menjadi pemimpin dalam rumah tangganya. Mereka memiliki tanggung jawab besar dalam melindungi sekaligus menjadi tulang punggung keluarga. Maka itu, mentalnya harus kuat.

Nah, berikut cara mendidik anak laki-laki agar tidak manja. Simak yuk!

1. Ajarkan Dia untuk Menaati Peraturan

Cara pertama untuk mendidik anak laki-laki agar tak manja, yakni dengan mengajarkan ia untuk mulai menaati peraturan semenjak dini. Hal ini wajib Anda lakukan!

Tujuannya supaya si kecil bisa hidup dengan tertib dan bertanggung jawab. Dia juga harus tahu bahwa hidup itu memiliki batasan-batasan tertentu, dimana ada hal-hal yang memang tidak boleh dilakukan.

Adapun aturan-aturan yang perlu Anda buat, yakni aturan yang simpel saja. Jangan terlalu sulit, sebab gimanapun juga dia masih anak-anak.

Anda bisa menyuruh beberapa hal, seperti:

  • Jika ingin BAB, harus bilang ke Mama (Toilet training ini bisa diajarkan saat usianya 1,5 – 2 tahun)
  • Membereskan mainan setelah digunakan
  • Tidak boleh mengambil barang milik orang lain
  • Atau lainnya

Oh iya, mengajarkan peraturan ke anak tentunya tidak mudah. Anda harus terus memperingatkannya dengan sabar. Karena segala sesuatu butuh proses.

2. Membahagiakan Anak Boleh Saja, Tapi Jangan Selalu Menuruti Kemauannya

Orang tua mana sih yang enggak ingin membahagiakan anaknya? Pastinya setiap orang tua selalu berusaha untuk menyenangkan buah hatinya. Ya, hal itu memang bagus. Tapi demi menghindari munculnya sifat manja, baiknya sih jangan selalu menuruti kemauan si kecil.

Misalnya saja, dia meminta dibelikan mainan setiap hari, sering minta diajak jalan-jalan, lalu makannya pilih-pilih. Wah, semua kebiasaan tersebut enggak baik, lho! Selain bisa nimbulin sifat manja, juga bikin anak jadi keras kepala.

Ketika tidak mendapatkan keinginannya, pasti dia bakalan ngambek dan marah-marah. Dan apabila itu sampai terjadi, ya ujung-ujungnya Anda sendiri yang repot. Maka itu, jangan biasakan menuruti semua kemauan anak.

3. Ajarkan Konsep Timbal-Balik

Trik selanjutnya, untuk mendidik anak laki-laki agar tidak manja adalah dengan mengajarkan konsep timbal balik. Maksudnya, si kecil tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkan hanya dengan sekedar meminta.

Ajarkan ia untuk bekerja dulu. Melakukan sesuatu yang ringan. Jika ia berhasil, maka Anda bisa memberikannya imbalan, misalnya uang atau mainan.

Konsep ini akan memberikan ia pelajaran bahwa segala sesuatu dapat diperoleh lewat kerja keras. Dia enggak boleh berpangku tangan kepada orang lain, tetapi harus mandiri sehingga bisa mendapatkan apa yang diinginkannya.

4. Ajarkan Cara Bertanggung Jawab Atas Tindakannya

Sikap bertanggung jawab juga perlu ditanamkan pada anak semenjak kecil. Terutama bagi anak laki-laki yang kelak ia bakal menjadi pemimpin. Tentunya sikap tanggung jawab sangat diperlukan!

Adapun cara melatih si kecil agar bisa bertanggung jawab, mulailah dari hal-hal sederhana. Misalnya saja, ia harus membereskan kasur setelah bangun tidur, merapikan mainan, meletakkan pakaian kotor di tempatnya, dan sebagainya.

Apabila si kecil berhasil melakukan semua hal itu, maka jangan lupa memberikannya apresiasi dengan mengatakan ‘duh pintarnya’ atau ‘terima kasih’.

5. Agar Tak Menjadi Pemarah, Ajarkan Cara Mengendalikan Emosi

Dibandingkan perempuan, laki-laki biasanya lebih sulit mengendalikan emosi. Hal ini dikarenakan laki-laki memiliki hormon testosteron yang berpengaruh terhadap perilaku agresif.

Tentunya Anda tidak ingin si kecil tumbuh jadi sosok pemarah, kan? Nah, untuk menghindari hal tersebut, maka ajarkan ia cara mengendalikan emosi semenjak dini. Didiklah si kecil menjadi pribadi yang ramah dan penyabar.

Ajarkan pada dia bahwa tidak semua keinginannya bisa dikabulkan begitu saja. Dia harus menerima itu dan tidak boleh marah-marah.

6. Agar Anak Tumbuh Kuat, Kenalkan Ia Pada Dunia Olahraga Sejak Kecil

Mendidik anak agar bisa tumbuh menjadi pribadi mandiri dan enggak manja, tidak cukup melatih mentalnya saja. Tapi juga perlu dilatih fisiknya.

Anda bisa mengenalkannya pada dunia olahraga sejak dini. Misalnya saja, mengajaknya pergi berenang, berjalan-jalan di sore hari, bersepeda, bermain bola di lapangan, atau lainnya.

Dengan berolahraga, maka tubuh si kecil akan menjadi sehat dan kuat. Tentunya bila tubuh sehat, ia juga lebih lincah. Hal itu memberikan pengaruh positif terhadap tumbuh kembangnya sehingga ia akan mampu melakukan beragam aktivitas tanpa adanya hambatan.

7. Asah Kemampuannya dengan Melibatkan Ia Dalam Aktivitas Sederhana

Karena anak laki-laki kelak menjadi tulang punggung keluarga, yang mana ia harus bisa cekatan dalam bekerja, maka itu sangat penting mengasah kemampuannya semenjak dini.

Anda bisa melibatkan ia dalam sebuah aktivitas edukatif. Misalnya melakukan permainan menyusun lego, puzzle, membaca buku, dan menggambar. Atau bisa juga mengajarkan ia cara bersepeda, bermain bola, bulu tangkis, atau olahraga jenis lain.

Selain itu, Ayah juga bisa sesekali mengajak si kecil ikut bekerja, seperti mengajak memancing, mencuci mobil di halaman, berjualan di toko, menyemir sepatu, atau hal-hal lainnya. Semua kegiatan tersebut bisa membantu mengembangkan potensi si kecil, sekaligus mengurangi sikap manja.

8. Ajarkan Anak Sikap Tolong-Menolong

Mendidik anak laki-laki agar tidak manja, bisa pula dilakukan dengan cara mengajarkannya sikap tolong-menolong. Sikap ini tidak hanya melatih kemandirian si kecil, tapi juga membantu menumbuhkan rasa empati serta kepeduliaan.

Anda bisa mengajarkan si kecil bagaimana cara menolong teman-temannya yang kesusahan. Misalnya, bila ada temannya yang terjatuh hendaknya dibantu. Atau juga bisa menyisihkan uang saku untuk diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Sedangkan untuk di rumah, si kecil bisa membantu dalam hal pekerjaan rumah. Seperti meletakkan tempat makan di westafel, menyapu, menata tempat tidur, dan sebagainya.

9. Ajarkan Kepada Si Kecil Cara Merawat Diri Sendiri

Ketika masih bayi, anak kecil memang tidak bisa melakukan apapun. Dia butuh bantuan dari orang tuanya. Namun ketika usianya mulai bertambah, memasuki 2-3 tahun, maka di saat itu Anda harus mulai mengajarkannya hidup mandiri.

Ajarkan kepada si kecil bagaimana cara merawat dirinya sendiri. Mulai dari sesuatu yang ringan, misalnya mencuci tangan sendiri, makan sendiri, memakai sepatu, dan sebagainya. Ajarkan semua itu dengan bertahap.

Dengan begitu, saat dewasa ia sudah terbiasa melakukan sesuatu sendiri. Tidak terlalu menggantungkan hidup pada orang lain.

10. Didik Anak Menjadi Sosok yang Tangguh dan Tegar

Selanjutnya, untuk mendidik anak laki-laki agar tak manja, Anda perlu mengajarkan padanya bagaimana cara menjadi pribadi yang tangguh dan tegar.

Berikan penjelasan pada si kecil bahwa segala sesuatu di kehidupan tidak selalu berjalan sesuai keinginannya. Adakalnya ia harus menerima dan bangkit dari kegagalan. Ia juga wajib belajar bersyukur.

Patut diingat, mengajarkan sikap tangguh bukan berarti Anda menekannya, ya! Jangan menyuruh anak melakukan sesuatu yang terlalu membebani. Misalnya memaksa ia untuk selalu juara kelas. Itu tidak perlu! Cukup ajarkan ia jadi anak yang rajin belajar.

Pasalnya, setiap anak punya standar kemampuan berbeda-beda. Jadi jangan membanding-bandingkan dia dengan yang lain.

Penutup

Kesimpulannya, untuk mendidik anak laki-laki agar tidak manja, Anda harus bisa melatih ia menjadi sosok yang mandiri. Biarkan si kecil bereksplorasi mencoba hal-hal baru.//tipspengembangandiri.com

Pembaca (9)